Surabaya - Kepolisian Daerah Jawa Timur meluncurkan program "Jatim dalam satu genggaman" yang menghubungkan lebih dari 8.000 desa di Jatim melalui laman/website yang dikelola satu Babinkamtibmas pada satu desa.

"Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo dan Men-PAN/RB siap meluncurkan program itu," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Hilman Thayib didampingi Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Jatim AKBP Suhartoyo di Mapolda Jatim, Minggu.

Ia menjelaskan program itu akan mendapat anugerah Rekor MURI, karena Polda Jatim merupakan pelaksana "Satu Babinkamtibmas Satu Desa" yang pertama kali secara nasional.

"Melalui laman itu, pimpinan Polda Jatim akan mudah mengontrol kinerja Babinkamtibmas dan sekaligus memantau kejadian hingga tingkat desa hanya dalam waktu lima menit," katanya.

Selain itu, 8.000 dari 40.997 polisi se-Jatim yang berada di tingkat desa akan mengendalikan informasi laman/website yang berisi informasi kejadian, nomer telepon tokoh-tokoh masyarakat desa, data-data kriminalitas di desa itu, dan sebagainya.

"Dengan cara itu, pimpinan Polda Jatim akan dapat mengecek setiap kejadian secara langsung, baik kepada anggota Babinkamtibmas di desa itu maupun kepada tokoh-tokoh masyarakat di desa, sehingga kondisi Kamtibmas di seluruh Jatim akan dapat diketahui dalam waktu singkat," katanya.

Bahkan, pilkada di suatu kabupaten/kota pun dapat diketahui pelaksanaannya secara cepat melalui program "Jatim dalam satu genggaman" yang ada di dalam Gedung SPKT (sentra pelayanan kepolisian terpadu).

"Babinkamtibmas di desa-desa itu tidak hanya melaksanakan patroli untuk menjaga Kamtibmas dan memantau kriminalitas, namun mereka juga akan menjalin kemitraan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, dan sebagainya di desa yang menjadi wilayah tugasnya," katanya. (*)