Surabaya - Partai Damai Sejahtera (PDS) mewacanakan akan memasangkan bakal calon wali kota (cawali) yang diusungnya yakni Fandi Utomo dengan calon wakil wali kota (cawawali) dari kalangan perwira TNI AL.
Ketua DPC PDS Surabaya Simon Lekatompessy, di Surabaya, Jumat, mengatakan, hasil rapat internal DPP PDS yang dilakukan Kamis (11/3) malam, selain mengusung Fandi Utomo juga mengusulkan untuk memasangkannya dengan salah satu perwira TNI AL.
"Untuk wakil kami serahkan ke Fandi Utomo. Tapi lebih baik kalau berpasangan dengan TNI," katanya.
Menurut dia, sebetulnya pihaknya sudah mendapat referensi beberapa cawawali Surabaya. Hanya saja, partainya menginginkan agar cawawalinya berasal dari seorang perwira TNI.
Informasi yang ada menyebutkan bahwa pendamping Fandi Utomo nantinya adalah seorang perwira TNI AL yang sudah menyatakan siap pensiun dini demi bertarung dalam Pilkada Surabaya yang digelar 2 Juni mendatang.
"Kalau berasal dari TNI memang harus ada izin dari Panglima. Cuman prioritasnya memang dari TNI," kata Simon yang juga Ketua Fraksi PDS DPRD Surabaya tersebut.
Selain itu, kata dia, Simon juga mengungkapkan, pihaknya sampai saat ini sudah berkoalisi dengan sejumlah parpol yang mempunyai kursi di DPRD Surabaya di antaranya PPP dan PKNU.
Jika digabung, lanjut dia, ketiganya memiliki enam kursi dan masih kurang dua kursi lagi sebagai syarat lolosnya pendaftaran cawali dan cawawali yang ditentukan KPU Surabaya.
Disamping itu, pihaknya juga meminta kepada Fandi Utomo agar segera menentukan pasangannya, apalagi saat ini sudah memasuki masa pendaftaran dan tes kesehatan.
"Kalau Fandi tidak bisa mencari pasangannya, maka partai akan kembali merapatkan dan memutuskan untuk mendukung pasangan cawali lainnya," katanya.
PDS Pasangkan Fandi dengan Perwira TNI AL
Top Stories : Pilkada
Tajuk
Makna Holistik di Balik Mudik Lebaran




























