Jakarta - Tim Piala Thomas dan Uber sepakat akan menurunkan tim inti pada pertandingan pertama melawan Singapura dalam kualifikasi Thomas-Uber zona Asia di Nakorn Ratchasima, Thailand, 22-28 Februari.
"Kita harus menurunkan tim inti, tidak boleh lengah karena Singapura juga kuat, meskipun di SEAB Games kita menang lawan mereka," ujar pelatih tunggal putri Marleve Mainaky di Pelatnas Cipayung, Rabu.
Hal serupa disampaikan pelatih tunggal putra Agus Dwi Santoso. "Untuk pertandingan pertama tim inti dulu, setelah itu baru dilihat bagaimana kebutuhannya," katanya.
Pelatih ganda putra Sigit Pamungkas yang yakin tim putra dapat lolos ke putaran final di Malaysia Mei mendatang, ingin menggunakan momen kualifikasi tersebut untuk menjajal pemain-pemain muda dan belum berpengalaman di ajang beregu.
"Saya sebenarnya berkeinginan mencoba pemain-pemain muda, mumpung baru kualifikasi. Karena kalau dilihat secara tim kita masih bisa menang," kata Sigit yang untuk kualifikasi membawa tiga pemain pelatnas dan tiga pemain dari luar pelatnas.
"Manfaatnya akan lebih besar kalau menurunkan pemain muda, mumpung masih kualifikasi," tambahnya.
Di atas kertas, tim Thomas Indonesia yang diperkuat Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso dan Tommy Sugiarto serta tiga ganda, Markis Kido/Hendra Setiawan, Rian Sukmawan/Yonatan Suryatama dan Alvent Yulianto/Mohammad Ahsan lebih unggul dibanding Singapura yang sebagian anggota tim Thomasnya adalah pemain muda.
Setelah menghadapi Singapura tim Thomas bertemu Vietnam dalam
penyisihan Grup A dengan dua tim terbaik maju ke perempatfinal.
"Yang perlu diwaspadai saat menghadapi Vietnam adalah tunggal pertama mereka Nguyen Tien Minh yang belakangan ini prestasinya meningkat, tetapi selebihnya saya yakin kita bisa atasi," kata Agus yang akan memanfaatkan ajang kualifikasi untuk memantau perkembangan permainan pemain asuhannya.
Manfaatkan peluang
Adapun tim putri yang peluangnya untuk lolos dinilai cukup berat karena berada dalam satu grup dengan tim kuat Korea dan Thailand, bertekad akan memanfaatkan setiap peluang meraih angka.
"Yang penting kita jangan kalah dari Thailand karena hanya dua tim terbaik (dalam grup) yang berpeluang lolos, jika peluangnya besar di tunggal (peluang itu) jangan sampai lepas, begitu juga pada ganda," kata pelatih ganda putri Aryono Miranat.
Pemain spesialis ganda Liliyana Natsir menilai dibanding tim lainnya, tim putri Thailand mempunyai kekuatan paling merata baik pada tunggal maupun ganda.
"Mereka punya pemain yang kuat di tunggal maupun ganda seperti Salakjit Ponsana dan dan kombinasi Kunchala Voravichitchaikul/Saralee
Thoungthongkam. Mungkin pertemuan lawan Thailand yang paling berat," kata pemain yang biasa tampil di ganda campuran itu.
Soal perannya di ganda putri, Liliyana yang disiapkan berpasangan
dengan Shendy Puspa Irawati mengaku sudah kembali terbiasa bermain ganda putri setelah absen lama menyusul keluarnya pasangan dia Vita Marissa dari Pelatnas.
"Setelah main di Kejurnas dan dua minggu latihan, saya sudah terbiasa kembali main di ganda putri," kata Liliyana, salah satu anggota tim putri yang berpengalaman di ajang Piala Uber selain Maria Kristin, Adriyanti Firdasari dan Greysia Polii.
Karenanya ia tidak gentar jika harus melawan ganda Korea yang
peringkatnya jauh lebih baik. Namun menurutnya, peluang angka bagi
Indonesia saat melawan Korea lebih besar pada sektor tunggal karena lebih banyak diperkuat pemain muda dibanding gandanya.
"Saya berharap apa yang terjadi pada 2008, saat kami tidak diunggulkan tetapi bisa sampai ke final bisa terjadi lagi," kata Liliyana yang memperkuat tim Uber 2004 dan 2008 itu.
Ia juga berpendapat keberadaan peraih medali perunggu
Olimpiade Beijing sebagai tunggal ketiga, karena peringkatnya di bawah Adriyanti Firdasari dan Maria Febe Kusumastuti, menguntungkan tim. "Dia seharusnya bisa menjadi andalan untuk menyumbang poin," katanya.
Tim Uber akan mengandalkan Firdasari, Maria Febe, Maria Kristin, dan Aprilia Yuswandari pada tunggal serta Greysia Polii, Nitya Krishinda, Shendy, Meiliana Jauhari, Liliya dan Anneke Feinya Agustine pada ganda.
Tim Bulu Tangkis "Full Team" Hadapi Singapura
Top Stories : Olahraga
Tajuk
Makna Holistik di Balik Mudik Lebaran

Foto Berita
![]() Bunga Sedap Malam | ![]() Permintaan Sedap Malam Meningkat |
![]() Taman Bacaan RW | ![]() Tukang Becak Antre Sembako |


























