Sidoarjo - Sebanyak 1.405 petugas keamanan gabungan dari Kepolisian Resor (Polres) Sidoarjo, Jatim, Kamis, mulai siaga di beberapa titik di seluruh Sidoarjo.

Kepala Kepolisian Resor Sidoarjo, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) M Iqbal, mengatakan, ribuan anggota itu disiagakan sejak 24 Desember 2009 hingga 3 Januari 2010.

"Mereka akan siaga selama 24 jam penuh untuk melakukan pemantauan di sejumlah lokasi seperti gereja dan juga pusat keramaian, terutama saat misa Natal dan saat menjelang pergantian tahun," katanya.

Selain 1.405 polisi se-kepolisian Sidoarjo, pihaknya juga menambah dari unsur lain seperti perwakilan masyarakat dan juga organisasi kemasyarakatan.

Ia mengatakan, pengamanan dan pelayanan akan dimaksimalkan, termasuk lalu lintas, dengan kembali mengaktifkan jalur alternatif.

"Jalur alternatif yang akan diaktifkan tersebut berada di sekitar wilayah semburan lumpur Lapindo," katanya.

Ia menjelaskan, dirinya juga telah memberikan imbauan anggotanya untuk melakukan upaya deteksi kejahatan sejak dini.

"Kami berharap dengan adanya upaya tersebut bisa meminimalkan timbulnya aksi kejahatan selama dan setelah perayaan hari besar keagamaan tersebut," katanya.

Ia juga tidak memungkiri jika setiap libur panjang kali ini banyak warga masyarakat yang berlibur ke luar kota.

Dengan demikian, kondisi rumah yang kosong ditinggalkan penghuninya.

"Untuk itu, kami akan mengerahkan anggota untuk melakukan patroli dan juga berkoordinasi dengan petugas keamanan pada masing-masing perumahan," katanya.

Sementara untuk wilayah perkampungan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan petugas keamanan setempat dan juga para tokoh masyarakat.

"Dengan demikian, kami berharap pelaksanaan Natal dan Tahun Baru kali ini bisa berjalan lancar tanpa adanya masalah yang cukup berarti," katanya.

Ia juga mengimbau warga Sidoarjo supaya melaksanakan pergantian tahun ini dengan sederhana.

"Kalau memang tidak memiliki keperluan yang penting, sebaiknya tidak keluar rumah saat malam pergantian tahun," katanya.