Surabaya (Antara Jatim) - Rais Syuriah PWNU Jatim KH Miftachul Akhyar menggelar hajatan "mantu" (menikahkan putranya) pada 2 dan 5 Mei atau tiga pekan menjelang Konferwil NU Jatim pada akhir Mei mendatang.

Bahkan, hajatan mantu itu tidak tanggung-tanggung, karena ada dua anak yang dinikahkan sekaligus dalam selang waktu yang tidak lama.

Pernikahan pertama adalah putranya bernama Mughits Al Iroqi yang mempersunting putri dari KH Zubair Rosul dari Pesantren Putri Salafiyah, Kauman, Bangil, Pasuruan, yakni Nur Madaniyah, yang dimulai dengan pengajian dan ditandai dengan prosesi akad nikah di Bangil pada 2 Mei.

Untuk pernikahan kedua pada 5 Mei yakni putrinya bernama Maftuchatul Khoiriyah akan dipersunting M Kholil Shafaat dari Pesantren Roudlotul Musthofa, Lekok, Pasuruan yang merupakan putra KH Munir Rahbini (almarhum).

Acara kedua dilaksanakan di Pesantren Miftachus Sunnah Jl Kedung Tarukan 100 Surabaya (kediaman KH Miftah) pada 5 Mei, kemudian dilanjutkan malamnya dengan resepsi putrinya dan "ngunduh mantu" buat putranya.

"Akad nikah yang kedua akan mengundang kurang lebih seribu orang, di antaranya pengurus NU se-Jatim, ulama, pejabat negara, pengusaha, dan sahabat. Pasti ada yang kelewatan, namanya juga manusia, karena itu saya mohon maaf," ucap Kiai Miftachul Akhyar.

Selain itu, lokasi di depan pondok akan ada pengaturan lalu lintas, mengingat jalur menuju Kedung Tarukan dan Pacar Kembang yang agak macet. Pengaturan akan dilakukan aparat keamanan dari Polsek dan Kodim serta Banser NU.

"Untuk itu, pada Minggu (5/5) malam Senin, kami atas nama panitia dan keluarga besar pondok mohon maaf dan terima kasih atas kesadaran menghindari jalan tersebut karena kemacetan," tuturnya, didampingi Humas PWNU Jatim Norhadi yang juga seksi acara dalam hajatan "mantu" itu.

Ulama yang tidak suka publikasi itu menambahkan hajatan akan menggunakan budaya Islam dan Jawa, namun panitia menyiapkan "TV pool" untuk memudahkan masyarakat yang ingin mengetahui acara itu.

"Meski mantu, Kiai Miftachul Akhyar akan tetap memantau dan mengevaluasi perkembangan kegiatan konferwil PWNU Jatim yang digelar di Sidoarjo pada 31 Mei-3 Juni mendatang," tuturnya. (*)