Malang (Antara Jatim) - Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Malang, Jawa Timur, Ida Ayu Wahyuni menilai sanggar tari merupakan salah satu agen pelestari seni dan budaya, terutama seni tradisional.

"Budaya dan seni tradisional ini jarang sekali diperlihatkan ke publik. Oleh karena itu keberadaan sanggar tari ini berperan penting untuk melestarikan tari dan seni budaya tradisional yang sekarang mulai tergerus budaya instan," tegas Ida Ayu di Malang, Sabtu.

Ia mengemukakan, sanggar tari yang ada di Kota Malang tersebut menjadi salah satu harapan sebagai agen pelestari budaya tradisional yang tak lekang dimakan oleh zaman yang terus menerus menawarkan budaya-budaya instan dan kontemporer.

Menyinggung upaya pemkot untuk melestarikan seni dan budaya tradisional, disamping mengandalkan sanggar-sanggar tari yang ada di daerah itu, Ida Ayu mengatakan, melalui berbagai festival dan pagelaran budaya yang menjadi agenda tahunan Pemkot Malang.

Salah satu festival yang diselenggarakan untuk melestarikan seni dan budaya tradisional itu di antaranya adalah Festival Padang Bulan yang digelar Sabtu (27/4) mulai pukul 19.00 WIB di Balai Kota Malang.

Lebih lanjut Ida mengatakan, dalam festival tersebut yang akan ditampilkan adalah berbagai tarian tradisional, pesta lampion, tari dolanan, jaranan, reog kendang, serta teaterikal gerak dan lagu (drama tari).

Sebenarnya, kata Ida, Disparbud juga sering mengadakan festival atau lomba tari di berbagai even dan para pemenang festival itulah yang akan mengisi acara Festival Padang Bulan. Dan, yang belum mendapat kesempatan dalam Festival Padang Bulan bisa tampil di Gedung Kesenian Malang (DKM).

Pelestarian budaya dan seni tradisional itu tidak hanya berhenti pada Festival Padang Bulan saja, tapi juga akan dilanjutkan dengan Parade Tari Topeng Malangan yang digelar, Senin (29/4) dengan start dari Universitas Negeri Malang (UM) menuju Kantor Perpustakaan Kota Malang.

"Parade tari topeng Malangan ini termasuk kolosal karena pesertanya sekitar seribu orang penari. Kami berharap berbagai upaya yang kami lakukan ini akan mampu menjaga kelestarian budaya nusantara," paparnya.

Selain Festival Padang Bulan dan Parade Tari Topeng Malangan, agenda tahunan Kota Malang yang bersentuhan dengan budaya adalah Festival Kendedes.(*)